Saturday, 9 April 2016
Home »
Siklus Berpacaran
» Siklus Berpacaran
Siklus Berpacaran
Ngomongin masalah
pacaran sudah gak asing lagi di telinga kita
Hampir semua
kalangan remaja masing-masing sudah mempunya gandengan alias “ Pacar “. Itu lah
zaman sekarang, bukan dari kalangan remaja aja yang udah ngejalanin yang
namanya pacaran, tapi mulai dari kalangan SD, SMP, SMA apalagi MahaSiswa hampir
rata-rata sudah punya pasangan.
Ngomongin pacaran
emang seru banget, apalagi ngejalaninnya ( wajar anak muda ... hehe ). Karena saya
juga masih muda nih, jadi seneng juga kalau bahas tentang pacaran ini J. Btw tentang pacaran, pacaran itu
punya siklusnya lhoo.. sebenarnya bagaimana sih siklus pacaran itu ? seperti
apa siklusnya, kira-kira seperti ini :
Pertama,
Tahap Tumbuhnya Cinta
Tahap dari yang
awalnya tak kenal menjadi kenal dan berusaha untuk berkenalan. Mencari tahu no.
Hp nya , PIN BBM nya, Fbnya dll.
Kedua,
Tahap Penjajakan
setelah nemu no. Hp,
PIN BBM, Fb dll itu, kini saatnya penjajakan, tahapingin mengetahui semua
informasi tentang orang yang disukainya itu.
Ketiga,
Tahap Perkenalan
No. Hp sudah
ter-save, PIN sudah di accept fb
sudah di konfirm. Saatnya untuk berkenalan, ketika di sms balas sms, ketika di
PING balas di PING dan lain sebagainya.
Keempat,
Tahap PDKT
Sms selalu di
bales, BBM juga,pada akirnya ini la saat yang tepat untuk proses PDKT. Smsnya begitu
perhatian banget, sampai2 bikin hatinya deg-degan dan bahagia, misal nih
“ dik, hari ini kamu cantik banget kalau pakek
jilbab itu,.....”
Ciee-cie yang
pernah digituin jadi senyum-senyum sendiri tuh... hehehe
Kelima,
Tahap Penembakan
PDKT sudah lancar
tuh, saatnya penembakan. Ada beberapa cowok yang caranya seperti ini
“dik, aq sayang kamu, apakah kamu mau jadi
pendamping hidupku untuk selamanya.....”
Ada juga yang lebih
romantis sambil bawa setangkai mawar merah yang di selipkan di belakang
punggungnya lalu ngungkapin rasa cintanya
“sayang q /adinda q, i love you.... aku akan
selalu menjagamu, akan membuat mu bahagia, apa kau mau menjadi bidadari dalam
hidup ku... “
Romantis banget ya
si cowok ini... hahaha
Keenam,
Tahap jadian
Setelah usai
ungkapin rasa ke orang yang di sukainya. Hati penuh dengan gembira, hidupnya
penu dengan kabahagiaan. Akhirnya dia menyandang status Pacaran.
Kemana-mana selalu
berdua, ingin kesana minta temenin, ke situ minta temenin. Panggilannya sudah
bermacam-macam ada yang “ ayah-bunda,
sayang ku, bidadariku, cintaku, pangeranku, kakanda ku, dan yang parah lagi ni abi dan umi “Astagfirullah....
Namun kemesraan itu
tidak lah lama, mungkin hanya beberapa bulan saja. Kemudian hubungannya akan
banyak didera konflik segalla acam, berjuta kebosanan, beribu alasan untuk
tidak manis-manisan lagi. Mulailah rasa duka, kecewa dan sis-sia membalut hati
dan jiwanya.
Ketujuh,
Tahap Pengecewaan
Kebosanan suda di
rasakan, kehambaran sudah dirasakan, rasa ingin sendiri begitu kuat untuk di
laksanakan.
Akirnya waktu
bermesraan telah habis. Konflik demi konflik mulai tercipta. Hingga pada
akhirnya satu kata yang terungkap “ kita putus aja.....”, lalu
kekecewaan yang dirasakan..
Awal yang dulunya
sendiri kini kembali lagi sendiri. Awal yang
dulunya tak kenal kini justru berpura-pura untuk tidak kenal.
Islam tidak pernah
mengajarkan berpacaran/ta’arufan. Makanya jangan sampai masa muda ini kita
gunakan untuk hal yang seperti itu, dekatkanlah diri ke Allah. Kalau rekan dan
rekanita yang mungkin sudah punya pacar / ada yang ingin tahu bagaimana pacaran
alangkah lebih baik hilangkan kata pacaran dalam diri kalian itu. Bercinta dengan
Allah itu lebih bahagia dari pada bercinta dengan yang namanya pacar. Yang udah
punya pacar di pertimbangkan baik-baik, bilang aja putus dengan cara yang baik.
Biar gak jadi penyesalan. J
J
By : Ahmad Muttaqin
PAC Tempurejo











0 comments:
Post a Comment