Tuesday, 5 April 2016
Home »
Merubah Sikap Brandalan Menjadi Sholih Dan Sholihah
» Merubah Sikap Brandalan Menjadi Sholih Dan Sholihah
Merubah Sikap Brandalan Menjadi Sholih Dan Sholihah
Cerita
ini adalah nyata. Cerita sebuah keluarga yang memiliki seorang anak yang
nakalnya minta ampun.
Dari
kecil si anak ini sudah di didik mati-matian sama orang tuanya. Diberikan kasih
kaming yang lebih dari orang tuanya. Bahkan saat si anak ini minta sesuatu yang
dia inginkan,orang tuanya dengan penuh perjuangan memberikan apa yang si anak
ini inginkan.
Tapi
setelah si anak ini bertambah umur dan menjadi dewasa, ia malah menjadi anak
yang nakal. Ia tidak patuh kepada orang tuanya. Orang tuanya tidak pernah henti-hentinya
menasehati si anak nya ini. Tapi apa yang si anak ini lakukan kepada orang
tuanya. Dia malah nakalnya merajalela. Dia tidak hanya nakal kepada orang
tuanya saja, tapi perilaku dia malah bikin malu ke dua orang tuanya karena
perilaku dia yang semakin memburuk di masyarakat.
Singkat
cerita..............
Ke
dua orang tua ini akirnya pasrah, karena semua usaha yang suda ia lakukan agar
anaknya menjadi lebih baik,tapi semua sia-sia. Dan pada akhirnya ia sowan
dirumah seorang kyai.
Ortu : Kyai, kami
punya anak yang sangat nakal sekali. Sampai kami pun tobat dengan sikap dia
yang suda berlebihan seperti ini.
Kya : terus kenapa kalian datang
kemari.
Ortu : kami
ingin minta saran atau pendapat kyai, gimana agar anak kami bisa sadar dan
tidak nakal lagi.
Kyai : Memang kalian sudah usaha apa kok dia tetap
menjadi anak yang nakal.
Ortu : kami
sudah menasehatinya, memukulnya dan segala cara dan usaha sudah kami lakukan
pada dia Kyai.
Kyai : Baiklah
!! saya punya satu cara yang insyaAllah ini akan membuat anak kalian sadar
untuk menjadi anak yang baik.
Ortu : Cara apa itu Kyai.
Kyai : bacalah
kalimat “ Robbi habli Minas Shoolikhin “
setelah kalian sholat dengan istiqomah. Dan yakinlah bahwa Allah lah yang akan
membuat anak kalian sadar untuk menjadi anak yang sholih.
Ortu : injeh kyai, insya Allah akan kami laksanakan.
Setelah
orang tua itu sowan ke rumah seorang kyai tersebut, akhirnya mereka mendapat
sebuah amalan yang insyaAlla itu akan merubah sikap dan perbuatan anaknya agar
tidak nakal lagi.
Dengan
keistiqomahan dan keyakinan mereka, dengan izin Allah si anak ini lambat laun
sikap dan perbuatannya berubah menjadi lebih baik.
Kesimpulan
dari cerita ini adalah :
Jika
kita punya anak yang nakal dan sulit untuk menjadi anak yang nurut kepada kita
( anak yang tidak sholih ), maka jangan hanya nasehat atau kekerasanyang kita
lakukan. Tapi amalkan do’a tersebut sepeti yang di lakukan oleh Nabi terdahulu.
insyaAllah dengan do’a itulah yang justru akan merubah segala yang tak mungkin
menjadi mungkin, yang sulit menjadi mudah dan yang brandalan menjadi sholih
atau sholihah.
Semoga
bermanfaat ya...
By :
Rekan Ahmad Muttaqin PAC Tempurejo











0 comments:
Post a Comment